( l a n j u t a n #4 )

March 4th, 2007 by did-did

(cinta mana lagi)

Didid;

Karena sang waktupun tak akan sanggup menghapus ingatan

Pelan2 kulihat dirimu membias di udara.

Kutemukan sebagian dirimu berkhianat pada kenyataan.

Tak ada lagi keheningan, menguap begitu saja.

Sebagian yang lain, yang tersesat,

semakin tak inginku tinggal bersamanya.

Karena sang waktupun tak akan sanggup menghapus ingatan

Semoga kematian segera datang.

Vira;

Kring……kring……

“Pagi say”

“Iya, da pa mas pagi2 gini dah telp”

“Kangen”

“Sepagi ini? Hehehe…”

“Ya iyalah. Kan udah sebulan lebih ga ketemu”
”Iya – iya.

“Apa rencana hari ini say?”

“Ini td udah siap2 brngkat kerja. Huhhh… kayakna hari ini kerjaanku byk. Kemaren ja ampe jam 6 sore. Itu aja blon kelar. Rencananya sih, hari ini aku selesaiin semuanya. Kamu hari ini rencananya ngapain?”

“Cuman Satu”

“apa?”

“Mikirin kamu”

“hehehe…makasih ya, udah ya, aku keburu telat. Ntar jam makan siang aku telp kmu”

“ok say, ati2 ya.luv u”

“Luv u too”

Nama aku Vira Angga Yasti. Temen2 panggil aku vivi. Ato vi aja. tp anak laki2 sering panggil aku vivit. Awalnya aku suka ja, keliatan lucu,cute. Tp akhirnya aku tau kalo itu nama produk bokep. Aku marah2, mereka malah ketawa cengengesan. Aku nunjukin muka ngambek mereka malah teriak2 manggil vivit ke aku. Aku diem, ga nyapa mereka,walah,,,, mereka malah menjadi2.malah aneh2. Ada yg sengaja mengirimi aku berbagai produk vivit. Ada yg ngasi testi di freindser komen aneh2, ada yg diem2 nyebar terror, ngirim sms berantai,isinya gosip2 tt aku. Ada yg nulis gede2 dipapan pengumuman kantor.

“Vivit lagi ngambek, Stop pembajakan vivit.” 

Akhirnya, Aku cuek ja.laki2 emg spt itu. Mungkin itu bentuk cinta mereka ke aku. Hehehe…mgkin saja. Laki2 emg selalu aneh. Makluk yg aneh!!!!!!!

Emak kantin kantor

Aku udah cukup bersyukur punya anak satu dari suami yang mengkhianati aku. Meninggalkan aku sewaktu 4 bulan mengandung anaknya.  Dulu sebenernya aku sangat mencintai suamiku, aku mengagumi dia. Bahkan cenderung memujanya. Dia lelaki dengan kemauan paling keras untuk mewujudkan mimpinya. Menjadi seorang PNS. Walopun byk test yang telah dilaluinya dan selalu gagal. Kekalahan ini tidak pernah membunuh mimpinya berseragam hijau kecoklatan. Seragam seorg Pegawai Negri.

Mungkin aku juga yang patut dipersalahkan ketika dia lari dari tanggung jawab. Jujur saja, aku belon resmi menikah dengan dia. Aku hamil duluan. Ketika bayi yang aku kandung udah berumur sekitar 3 bualn, aku memilih lebih cerewet dengan kondisi suamiku yang belon bekerja sama sekali. Belon berpenghasilan. Sementara dari hasil warung yg terlalu kecil ini, kubayangkan hal-hal yang terlalu jelek. Kekuatiran akan datangnya bayi. Kekuatiran serba kekurangan. Biaya bersalin. Susu kaleng. Popok.

Dan suamiku memilih mengejar mimpinya ditempat lain. Meninggalkan aku dan jabang bayi diperutku ini.

Betapa waktu cepat berlalu, Kini, anakku berumur 5 tahun. Udah pandai bebicara.

Anakku menjadi satu2nya alasan aku meneruskan hidup ini. mencintai hidup ini.

Betapa tidak, dia memberi aku senyum kecil ketika dia menangis dipangkuan aku. Dia memberi aku semangat pagi hari ketika dia membuka mata bangun tidur dan berlari2 kecil mencari2 aku didapur. dan kini dia pula alasan kenapa aku harus terus saja bekerja dan bekerja, karena dulu, dari mulut kecilnya, dari mulut tanpa dosanya, pernah keluar sebuah kata-kata yg bagi aku seperti jimat semangat luar biasa, aku pernah iseng bertanya sebelum tidur. “Adek, ntar kalo udah gede pengen jadi apa? jadi pak budi yg bawa2 koper itu ato jadi sopir angkot kayak om jamal”

“mak, ali nggak mau kyk pak budi, ngga mau kyk om jamal, ntar ali pengen jadi sopirnya pesawat”

Dalam hatiku terus terngiang2 semangat membara, “jangan kuatir anakku, sayangku, akan kutaburi bumi dengan keringatku untuk mewujudkan mimpimu. Anakku.” 

Bos

Seandainya harta melimpah ini bisa aku tukar dengan cinta tulus, aku rela

Didid

Aku melihat matanya dengan nafas sedikit terengah, merasakan apa yang baru saja diceritakannya. Aku ga bergerak sama sekali. diem membisu. Cuman nafasku yang berubah tidak lagi naik turun teratur. Kaget. Kudengar lagi dari mulut mungil itu bercerita “aku sebenernya malu untuk ngomong gini kekamu, tapi maaf, aku ga bisa terus2an untuk berbohong”. sekali lagi aku diem. menikmati petir yang baru saja datang. Pelan-pelan aku mencoba untuk menguasai diri. menarik nafas panjang, mencoba mengusir byk hal yg tiba2 merasuki pikiranku. “sudahlah, kalo itu emg jalan satu2nya” Goblok, kenapa kata2 itu yg harus keluar. Kenapa bukan amarah. Harusnya aku mengeras, harusnya kamu tau diri. “Aku Ikhlas.” Sekali lagi aku mengutuk diriku yang terlalu lembek. terlalu munafik. cuman agar terlihat kuat didepan dia. Seolah2 ga da badai sama sekali.

“aku tau mgkin kamu kece…” cepat2 kutempelkan telunjukku dimulutnya, aku ngga berharap untuk mendengar kata2 lain. Bagiku sudah cukup semuanya. Sudah cukup kusia2kan diriku.

“sori,  aku sudah ngerti. Ga perlu kamu lanjutkan lagi.”

“ya sudahlah, terima kasih kamu udah mau ngerti, sori, aku ngga bisa lama2. sudah harus balik kekantor”

Aku pandang dia berlalu,menjauh. Aku pandang sampai dia benar2 hilang dari mata aku. Kulihat dari kejauhan. dia masi sempet menoleh kebelakang. memandang dengan pandangan aneh. Mungkin itu pandangan perpisahan. Cuman aku ngga melihat itu sebagai pandangan perpisahan. Pandangan itu spt sebuah perintah aku harus segera membunuh satu2nya yang aku punya. Hati ini.

Karena sang waktupun tak akan sanggup menghapus ingatan

Semoga kematian segera datang.

Cape deee……

bersambung man……

( l a n j u t a n #3 )

January 26th, 2007 by did-did

( l a n j u t a n #3 )

Catatan 2; sebuah Ironi, blog yg paling mengingatkan!!!

(Mata yang terlalu kabur untuk mengungkapkan keTuhanan kita.)

(Sepenggal kemaren)

“hoek-hoek….(ni artinya batuk batuk) dia???… maksudmu Allah”

“iyaaaa” dengan suara datar sambil menghela nafas.

“ketemu nabi???,,, nabi Muhammad???”

“bukan. Seorang Sufi Besar”

“Waduuhhh,,semakin aneh….” Dalam hatiku, semakin ngawur aja ni anak.

“ngga did. Ngga ngawur. Ni bener”

“hahhh…??? Kok kamu bisa tau yg aku pikirin”

“itu sedikit kemampuan yg aku dapat setelah keilangan waktu.”

“bentar. Bentar yah. Tunggu sebentar. Tak bikin kopi dulu. Semakin menarik ni mo.”

“Oke. Jangan pait2 yah. GPL (ga pake lama) juga.”

“emang aku warung mbok jinah”

“hahahaha……”

Sebentar kemudian aku udah membawa 2 cangkir kopi panas. Kembali ke istanaku. Kulihat mikel diem mematung dalam duduknya yang sama. Spt saat kuinggal td.

“hei, jangan nglamun,ntar kemasukan jin rumah depan loh. ni kopinya”

“siiiip”

“Trus gmn-gmn”

“ya gitu lah., aku sendiri jg masih agak kabur dengan semua kejadian ini.”

“lho gimana toh.td

kan

kamu bilang ketemu sm sufi besar,trus km py kemampuan2 aneh. Kamu sering keilangan waktu kamu”

“iyaaaa” jawaban datar

“ceritain detail dong, penasaran bgt neh”

“dan aku py feeling kamu akan ngalami juga. makanya aku pengen ngajak kamu sharing gini”

Deggg, aku lgsg terguncang denger jwbn mikel. Ngerasa ga mgkin n ga pengen untuk jadi seaneh mikel. Tuhan, aku pengen jd manusia normal2 saja.

“ngga usah kuatir did. Kamu tetep akan jadi manusia normal kok” mikel lngsung menyela yg aku pikirin. (dasar dukun pembaca pikiran)

“La iya kel, cerita detailnya dong, biar aku siap”

Gini, aku mencari2 segala jwbnnya, aku ty keorg2 sekitar, aku telp temen2 deket aku, siapa tau pas aku ngilang itu trnyata aku pergi kermh mereka.  Ternyata gad a yg tau. Akhirnya aku cari buku2 fenomena2 alam. Buku2 psikologi. Ternyata jwbn yg ada cuman yg standar2 saja. Yg kyk kmu bilang, insomnia, pikun, tidur sambil jalan, shizoprenia n byk lg nama2 penyakit yg aneh2 gitu. aku masi ga percaya kalo aku kena penyakit2 itu”

“Katanya udah ke dokter???”

“akhirnya aku kepsikolog. Yg didaerah itu loh, deketnya gereja bhetani gede, apa namanya did?”

“daerah Panjang Jiwo, jalan kutisari”

“ya,disitu.dokternya cewek”

“cantik ga??? “

“Tuwir bro,umur 60an. bau tanah. mgkin,udah mau koit kali. “

“Kurang ajar kamu. Hehehe….trus2”

“Aku ceritakan semua kejadian ini ke dokternya. Aku yakinkan dia kalo aku udah berusaha nginget2 semuanya n ga bisa. Dokternya langsung diem did. beberapa saat kemudian dia baru ngomong, gini katanya :

“ini kasus langkah buat saya, bisa jadi ada yg ga normal sama otak kamu dek mik. Bisa jadi itu gejala awal penurunan ingatan. Tp kalo denger

gaya

hidup kmu yg km ceritakan kyknya bukan dan umur kamu belon waktunya ada penyakit penurunan ingatan.” Mending kamu coba scan tengkorak kepala. Ntar takkasi

surat

pengantarnya dan kmu beli resep ini ya. Ini diminum 2 kali sehari. obat untuk nutrisi otak aja. setelah ada hasil scan kamu kesini lg ya, kita liat hasilnya“

“berarti bener yg aku bilang, penurunan daya ingat tuh namany pikun mik. Selamat datang didunia ingatan terbatas alias pikun. Hahahaha……..”

“wooiiii….jgn diketawainlah. Aku loh yakin kamu ntar juga ngalami”

“upsss…. Sori mik. Ampun-ampun. ampun deh. Trus?”

“akhirnya, setelah pikir panjang, aku tebus resepnya, cuman aku males scan kepala, ngerasa ga sreg ja”

“Knpa?, itu demi kebaikan kamu lho bro.”

“udahlah, ga usah kyk mami2 cerewet gitu. Sampe akhirnya, rebo kemaren. Aku menguak sedikit rahasia ini.”

“Ya ???” tanyaku agak ragu

“seperti bukan kebetulan, seperti ada scenario yg emang udah ada yg ngatur”

“bukankah semuanya emg ga da sesuatu yg kebetulan mik. Kita ni scenario kecil dibalik rencana maha besar milikNya.”

“ya betul juga sih. Begini ceritanya …………………………..“

Sore hari di hari rebo. Kira2 jam limaan. Langit ceria, ga da mendung sama sekali. Cuman angin yg datang. Itu juga pelan banget. Seperti ogah2an datang. Aku berjalan dari kantor kekost aku. Biasanya aku selalu make mobil bututku.civic kuno, kecil keluaran 89. Tapi hari ini mobilku rusak. Td pagi aku starter ga nyala. Cuman bunyi cessss panjang. Akhirnya aku naik angkot. Takut keburu telat kalo harus kebengkel mbetulin dulu. Tapi pulang kantor gini aku udah niat ga naik angkot lagi. Selain jam pulang kantor yang selalu sulit cari angkot, aku juga males untuk berdesak2an di angkot. Pikir aku, jalan ajalah. itung2 sekalian ngeliat peluang bisnis yang ga bisa kita liat kalo naik kendaraan. Toh juga ga jauh2 amat. 3 kiloan mgkin. Se-jam-anlah.

Aku berjalan santai. Menikmati suasana sore hari yang lumayan semrawut dikota

Surabaya

tercinta ini. Aku memilih lewat gang2 kecil.daripada harus lewat jalan besar yg muter2, mending cari gang2 yg tembus kekost aku. Bener juga, dengan jalan begini aku bisa merhatiin banyak hal yg kadang luput dari mata aku. Hal kecil mungkin. Tapi kalo kita bener2 liat dg bener, itu hal2 indah. Aku terkesima dg pemandangan yg jarang ini.

Aku liat anak2 kecil pulang dari ngaji. Bergerombol sambil membawa tas kecil dan kayu tempat menaruh Alquran. mereka ketawa2. dorong2an. Yang cowok narik2 jilbab yg cewek. cewek lainnya lari kecil takut dijailin cowo2 lainnya.

Aku liat tukang bakso lagi keliling,yg bersiul kecil, menyanyikan lagu dangdut jaman sekarang. Cinta hitam dari Inul.

Aku liat segerombol anak muda. Keliatan berbahagia banget. Menyanyikan lagu dangdut juga. satu org main gitar, yg lainnya berjoget2 kecil. Yang satu menuangkan air kuning bening ke gelas plastic. Diminum seteguk kemudian diberikan temen disampingnya. Aku yakin ada campuran alcohol. Hahaha, ni dia para hedonis kecil2an. 

Aku juga liat seorang ibu paruh baya lagi menyapu terasnya yg terlalu sempit untuk disebut teras.bukan wajah sedih yg terpasang disana, senyum kecil,senyum bahagia.

Aku baru menyadari, keindahan terlihat dimana2. kenapa aku seringkali didera rasa sedih, padahal keindahan selalu nampak dengan jelas.

Aku dikejutkan dengan seorang laki2, tidak trlalu tua, tidak terlalu muda. Kira2 berumur 35 tahunan. berdiri seorg diri di pojok jalan yg menghubungkan satu gang dg gang laennya. berperawakan kurus. Dengan baju kemeja putih celana coklat. Kesannya seperti menunggu seseorang. Kuperhatikan dia dari jauh sebelum aku melewati dia. Sebenrnya biasa saja, bahkan terlalu biasa saja. Ga da yang terlalu menarik dari dirinya. Yg membuat aku kaget,wajahnya terlalu familiar. Sepertinya lama aku kenal dia . Spt seorg sahabat yg lama ga pernah bertemu.

Ada

semacam getar halus didalam diriku ketika melihat sosoknya. Otakku berpikir cepat, berharap segera mengingat kapan n dimana pernah bertemu orang ini. Sekali lagi, otakku terlalu sulit mengingat benang merah kejadian sebelumnya. blank.

Kubiarkan otakku berkelana kemana2, mencari bentuk yg menyerupai seseorang didpanku. Sampai akhirnya aku mendekati dia. Berpapasan.

Mata kami bertemu. Mataku seakan silau melihat mata dia yg terlalu bercahaya. Segera aku tundukkan kepala sambil sedikit tersenyum. Mencoba memberi sedikit kesan ramah.  Deghh…(suara jantung yg berdetak keras) Kagetku bertambah ketika telingaku menangkap suara memanggil namaku. Suara yang keluar dari mulut dia.

“ dik Mikel.”

Sambil menyembunyikan kekagetanku aku menjawab terbata-bata.”i-i-i…iya m as?? Masnya manggil saya???”

“Iya dek, dari td aku nunggu dik mikel” jawabnya datar.

“Mmmhhhh…..maaf mas, mgkin saya lupa-lupa ingat, sy emg familiar sama mas, kita pernah ketemu dimana yahh? Saya kok lupa. Maaf lho mas”

“ngga papa. Kita emg ga pernah ketemu. Baru sekarang ini.”

Logika yg aku py berontak dg keanehan yg baru kualami, kita ga pernah bertemu, tapi dia tau nama aku, tapi dia menungguku disini. Dia juga tau kalo hari ini aku ga bawa mobil, aku mutusin ga naik angkot,aku jalan, tp ga lewat jalan biasanya, lewat gang2 kecil ini. Aku setengah takut,setengah ngeri juga. reflek wajahku memasang gambar penasaran sekaligus takut.

“Ga usah takut dek mikel. Kita emang ditakdirkan bertemu disini kok. Saya cuman disuruh.”

Untuk menutupi kegugupanku aku mutusin memberondongnya dengan banyak pertanyaan “maaf mas, masnya tau namaku dari mana? masnya kok tau kalo aku bakalan lewat sini? padahal aku seumur idup cuman 3 kali lewat sini, kok tau kalo aku ga naik kendaraan hari ini? kok aku familiar dg mas? Siapa yg nyuruh mas?

“saya harus ngejawab yg mana dulu neh, banyak banget pertanyaannya? hehehe….”dia terkekeh,seakan ingin mencairkan suasana yg sedikit tegang.

“Terserah deh mas, saya cuman kaget ja”

“kenalan dulu aja ya. Nama saya Inno Doan. Panggil Ino ja. Ga usah pake mas”sambil menjulurkan tangannya untuk bersalaman dg aku.

“ga perlu kaget dek, saya cuman pengen nolong adek kok. Pengen jawab penasarannya dek mikel.”

Langsung aku memotong omongan dia. “Penasaran saya gara2 masnya tau nama saya dan kenapa masnya tau saya lewat sini??”

“Bukan dek mikel. Bukan itu. Penasaran yg kenapa akhir2 ini dek mikel kehilangan waktu”

brakkhh………..aku langsung meloncat kaget. Jantung aku langsung berdetak kenceng. Otakku serasa dikirimi berjuta-juta kilowatt listrik. Berkunang-kunang. Menjerit tajam segala aspek ilmu pengetahuan yg lama aku pelajari. Karena semua yg aku denger dan aku lihat sore ini membongkar semua logika. semua ilmu.

Aku terdiem kaku ditempatku semula.

Mas inno melanjutkan kata2nya “kadang kadang kita perlu orang lain untuk melihat dek mikel. Untuk sekedar membantu. Kadang mata kita terlalu kabur untuk melihat keTuhanan kita.”

To be continued…

( l a n j u t a n ) Catatan 2; sebuah Ironi, blog yg paling mengingatkan!!!

January 25th, 2007 by did-did

SEMINGGU YANG LALU

(penggalan kemaren)
“Woiii, aku ada perlu bentar.”
“Ada apa neh, kykna penting banget” kataku sambil berlalu kearah lain.
“Bentar ja,plisss…..”
“Waduh, masih banyak kerjaan. Hbs ni aja yahh,pas jam makan siang. gimana ???”
“Ok deh, aku tunggu.thks did.”
“sippp……”

(Salah besar kalo kalian nebak2. salah besar kalo hari ni si Narimo sekedar mau menceritakan ttg kisah cintanya buat Vira. Salah besar!!! ini jauh dari cerita cinta gombal2an anak muda. jauh lebih prestisius! Jauh lebih berbahaya.
Salah!! Kalian salah!!!)

Aku melihat jam di pergelangan tangan, jam dua belas seperempat. Segera beranjak dari kursi n meja. Perut aku udah mulai ngeluarin bunyi kriuk-kriuk. lapeeer. Berjalan pelan2 k kantin. Turun tangga, sambil mengeluarin sebatas rokok LA Lights menthol (pesan sponsor) di kantong, aku berpikir sekilas, penasaran mengelilingi otak aku, ada perlu apa si narimo janjian hari ni, kykna penting bgt. Perasaan aku udah bayar semua utang aku ke dia. Perasaan juga beberapa hari ni materi untuk presentase keklein udah aku siapkan semuanya di meja dia. Apalagi yg belon. Tauklah, males aku mikir sesuatu yg ga pasti. Males bgt nebak2.

Aku teriak kenceng, “Maaaaaaaakk, gadogado 1 yah, teh botol 2”
semua orang menoleh aku sambil melototin mulut, ngerasa keganggu, marah. (gampang,bygin aja mulutnya tukul)
Logat madura kental lgsg datang ke telinga“Aduh mas, kuping mak blon budek, jangan kyk komandan upacara gitu”
“Sori mak, maklumlah, kan bekas ketua kelas es de. Hehehe….”
“Ehhh maaaak, ngeliat Narimo ga maaak”
“Engga tuh mas, mungkin masi diatas, blon ngeliat anak ganteng itu seharian ni”
“Walaahhh, emak genit juga neh”
Sambil bejalan ke arahku, membawa piring n 2 botol teh, terlalu ribet buat tangan setua itu “Mas jangan dipanggil Narimo dong mas, nama aslinya kan Mikel Birowo.kan bagus mas. Kasihan loh”
“aduh mak, biarin aja, salah sendiri dia orangna terlalu penurut, kalo dimarahi bos ga pernah ngelawan. Diem ja kayak orang oon, kan cocok tuh mak, N a r i m o. Hahaha…..”
Emak ketawa2 kecil sambil berlalu dari hadapanku, bebarengan dengan suara sms di hape aku.

Bunyi lagu jablai
Inbox; Narimo ;
“Sori bro, qt g jd ktmuan.q hrs prg. Penting bgt!”
Reply; yes;
“Ok d, gpp, tp klo boleh tau, da pa sih kok kykna penting bgt”
Message sent
Bunyi lagu jablai
Inbox; Narimo;
“emg penting bgt, n kykna q butuh cerita panjang kekm. G enak klo lwt sms. bukan cuman ttg q ja, tp jg ttg km Kpn da wkt?”
Reply; yes ;
“yasud, ntar kekost q ja. jam 7an. Kalo da perubahan aku sms lg”
Message sent
Bunyi lagu jablai lagi
Inbox; Narimo;
“ ok, qtgg kbrna, thks”
Reply; yes;
“yups.”
Message sent

Penasaranku menjadi2. seperti seorg istri nunggu suaminy udah malem ga pulang2 dr kerja. Bingung. Pandangan kosong. Hambar. liat gado2 jd ga selera lagi. Liat teh jg spt ngeliat botol (emang tehnya dlm botol. hehe…) knp penasaran ini harus datang saat makan siang gini. makan jd ga semangat. Pelan-pelan aku masukin gado2 ke mulut. Pelan bgt (spt gerakan slow motiona keanu reave di film matrik).
Hilang sudah. Hilang sudah selera makanku hari ini. Huhhh…..

Aku teriak kenceng lagi, “Maaaaaaaakk, gado2 nya tambah satu lagi yahhhh”
(hehehe…….)

06.30 pm
Sebuah bangunan tua. Mgkin dibangun dijaman sebelum kakek nenek kita lahir. Mgkin juga sebelum Indonesia merdeka. Ato bahkan mgkn sebelum Masehi. (Siapa yang tau, tua ya tua aja, ga usah didramatisir gtu) Didepan bangunan, ditembok pembatas antara jalan dan bangunan ada sebuah tulisan agak kabur, dari cat biasa, cat merah menyala. tulisan yang menurut aku terlalu arogan. Seaakan-akan hak penguasaan atas bumi manusia ini udah jatuh ke sebagian orang. Ke orang2 kaya bertangan kotor.

Rumah ini dalam Pengawasan dan Penguasaan
Bank Perkreditan Narotama

Aku pulang dari kantor. Naik motor kesayangan. Seperti biasa, aku selalu ngeliat tulisan itu. Tulisan plg membosankan. Mau menghindar juga ga mgkin. Secara kost aku berhadap2an persis. Cuman berjarak beberapa meter. Bahkan dari koridor kamarku bisa terlihat dg jelas.
Aku membuka pagar yg udah berkarat dimana2,bunyi ciiiiit udah lazim masuk dikuping aku. Kumasukkan sepeda aku ke tempat biasanya.
aku masuk ke kost lewat pintu samping, segera menuju ke istana kecilku. Kamar tercinta.

“diiiiiiid……” sebuah suara menggema dibelakang aku. Reflek kugerakkan leherku kebelakang.
“haiiii mo, km dah disini” kuperhatikan wajah mikel alias narimo. Terpasang wajah bingung, campur kuatir, keringat kecil2 diseluruh dahinya.
“iya, dari tadi jam enam. Nunggu disana, diruang tamu.”
“Gila kamu mo, abis makan siang kamu ga balik kekantor yah. Lari. Dicari tuh sm Pak sugeng td. Ty desain packaging gimicknya suXX XXXXXra” (sori, ga bisa kesebut, product ni bukan sponsor)
“biarinlah, kan aku udah ijin HRD”
“tapi ngga lupa ijin Vira kan? Hahahaha……..”
“sialan,…”
“Yuk, kekamar aku ja.”

Didid :
… yah;
ni sebuah pertemuan kecil dalam rimbunnya tumbuhan jagad raya
dan bagiku ni tahun ke28 putaran bumi
sesudah aku membongkar bingkai lama dalam deret panjang kejadian sebelumnya.

mungkin Tuhan sangat keterlaluan
Menampakkan diriNya dalam pukulan hebat melalui tanganmu
Atau sebenernya Dia memberi pelajaran kepadaku untuk menjadi tidak berarti
Menjadi sia-sia.

… yah;
ni cuman kesia2an kecil dalam rimbunnya jagad raya
dan bagiku ni adalah hari ke 1 dalam kesia2an panjang
tangisan pasti menantiku,
menjerumuskanku ke pengertian yg taklagi ada ujungnya
semoga

Mikel :
Aku ternyata bukan matahari pagi hari
Bukan pula sebuah kontemplasi panjang dalam malam yang dingin
Bukan pula tangisan tersedu yang menyakiti
Aku bukan siapa-siapa, bukan apa-apa.
Inilah pengertian terindah yg sering mencari jiwa2 dahaga.
Sepertiku.

Kondisi kamar kost yang sulit untuk mendapat nilai A untuk penilaian kerapian. D plus itu sudah bagus. Sudah alhamdulillah.
Aku duduk dikasurku yang kubiarkan menempel di lantai. Mikel dihadapanku. Duduk dikarpet biru kecil. Seakan kita sedang membicarakan sesuatu yang lebih penting daripada flu burung. Daripada pengamanan presiden bush ke jkt. (emang lebih penting neh). Aku pasang wajah paling serius seumur idupku. Mikel bercerita menggebu-gebu.

“kamu pernah ga ngebygkan kehilangan waktumu”
“ya sering mo, lha kdg aja, kalo lg libur aku main PS seharian. Kehilangan waktu tuh”
“wah-wah…. kamu ternyata lebih idiot daripada aku”
“maksudmu ???” aku lngsung pasang wajah marah”
“upss..sori sori, ngga. maksudku bener2 ilang. Bener2 ga sadar. Tiba2 kita bangun n nyadari kalo kita ga bisa mengingat apa2. Blank aja”
“uhhh….kirain kamu mo crt lg ttg vira. Ttg perjalannan karir pecintaan kamu.”
“Ya ngga lahhh, vira biarin ngalir aja. biarin dia proses dulu. Suatu saat tapi pasti dia akan mencintai aku mati2an. Hehehe….”
“halahhh…gayamu. Dulu aja kamu datang kesini sambil mohon2 buat aku jd mak comblang. Sekarang kayak gini..huhuhu….”
“hey…. Udahlah masalah vira ntar aja, sekarang kembali ke lap….”
Aku reflek langsung teriak “….TOP.”
“ya ke laptop. Kemslh td”
‘trus..trus…”
“Nyampe mana td did ???”
“yg ga ingat apa2. yang blank.hilang”
“Ya gitu itu. Aku akhir2 ni sering ngalami. Hilang. Bener2 hilang”
“Amnesia kali kamu. Ato udah kena penyakit sindrom pikun. Halahh, ngaku aja”
“engga. Aku udah periksa ke dokter. ke psikiater. Tanya ke orang pinter, kyai.
semua sudah.”
“Trus jawaban mereka???”
“Ga da apa2. aku divonis sembuh total. Ga berpenyakit sama sekali. “
“yah,terus…”
“Aku cari di buku2,ke perpus kampus. Ke gramXXXX. (bukan sponsor),beli buku2 yg da hubungannya sama hal itu”
“Ketemu ????”
“Bentarlah belon selesai crita udah dipotong.” “kamu inget ga pas aku ga masuk 4 hari bulan kemaren???”
“ya inget dulll,,, lawong aku kena getahnya. Bos marah2 n aku suruh bikin lay out
,padahal aku ga bisa design”
“ya sori,,,itu aku lagi keilangan waktuku 2 hari did. Beneran!!!. Aku masi inget banget. Aku tidur selasa malem jam 2 pagi, aku bangun lagi jam 4 sore hari kemis.hayoo…???”
“gila kamu, tuh namanya ketiduran dulll. Kamu kecapekan mungkin. Ato kamu emg penidur.”
“ya nggak lahhhh, lawong aku dikasi tau temen2 kost aku kok. Aku bangun pagi, mandi n trus berangkat ntah kemana” “aku lgsung linglung did. Aku kepikiran terus. Sampe akhirnya hari itu juga aku mutusin ga masuk kantor n mencari tau kemana aku 2 hari lalu”
“trus-trus mo….” aku langsung beranjak dari dudukku yg males2an. Duduk tegap bersemangat, seperti jaksa penuntut dipersidangan Linda pratiwi. Pemain sinetron yg dituduh membunuh itu. (kasihan yahhh, padahal cantik bgt.mau-mau-mau…..)
“pencarian hari n waktuku yg hilang itu akhirnya sedikit terkuak did. Kemaren.”
“Rebo kemaren”
“iya, ternyata,…..” berhenti lama,kira2 dua menitan “Aku bertemu dengan utusan Dia.” Sambil telunjuk mikel menunjuk keatas.
“hoek-hoek….(ni artinya batuk batuk) dia???… maksudmu Allah”
“iyaaaa” dengan suara datar sambil menghela nafas.
“ketemu nabi???,,, nabi Muhammad???”
“bukan. Seorang Sufi Besar”
“Waduuhhh,,semakin aneh….” Dalam hatiku, semakin ngawur aja ni anak.
“ngga did. Ngga ngawur. Ni bener”
“hahhh…??? Kok kamu bisa tau yg aku pikirin”
“itu sedikit kemampuan yg aku dapat setelah keilangan waktu.”
“bentar. Bentar yah. Tunggu sebentar. Tak bikin kopi dulu. Semakin menarik ni mo.”

To be continued…

Catatan 2; sebuah Ironi,… blog yg paling mengingatkan!!!

January 24th, 2007 by did-did

Kita tinggalkan nasib NJIB yg udah kelihatan jalan lurusnya. Semoga yang terbaik buat Njib. Aku ada rahasia lain hari ini. Tp jgn bilang sapa2 ya. ini rahasia. Jgn sampe publik tau, infotainment tau, agen CIA tau, apalagi sampe makluk2 di kantor aku yang terkenal plg reze’ itu tau.

aku berpikir, aku adalah keheningan.

aku adalah kekuatan dalam samudra pencapaian.

Ternyata,… aku salah besar.

aku adalah riak dalam samudra

Aku adalah debu yg merangkak mencari wujud asliNya

05.15 am

Sebenernya hari ni, mgkin bagi byk orang adalah pagi yg indah. Matahari udah brsinar sgt terang sepagi ini. Akupun harusnya merasakan pagi ni adalah pagi yang indah. Tp hari ni aku lebih males dri biasanya. Bangun ogah2an. Kepala berat bgt, badan juga berat bgt, kaki berat, sarung yg aku pakai ja juga kelihatan males bgt diajak bangun.

Ada

yg aneh dengan aku hari ini.

Seperti biasa, aku dibangunkan oleh alarm hp yg sengaja aku pasang lagu senam kesegaran jasmani (jadul bgt.hehehe). alih2 supaya tiap hari semangat, aku hari ini malah loyo. Ga kyk biasanya. Biasanya,hampir stiap pagi, kalo kaget sama bunyi itu alarm, kaki aku lgsg merespon, langsung menggerakkan dirinya sendiri trus diikuti sm tangan kanan yg menyilang keatas. Kepala aku lgsg menyemburkan warna merah malu2, kayak seorg ce yg diajak nikah sm pacarnya. Malu tapi mau baaangeeeet. (Kalo masi kesulitan bygin wajah aku, coba ikuti langkah ini, pegang kuping kamu dg kuat, terus tarik yang keraaas, sambil lari cari cermin terdekat. Lah begitu itu warnanya. Hehehe….) Mgkn ja kepala aku malu sama kaki n tangan yg udah bangun duluan. (aku sndiri smpe skrg juga belon tau, knp wajah aku bisa semerah itu dipagi hari.) aBis tu aku langsng berdiri n mulailah senam kesegaran jasmani jaman es de dulu. Tu wa ga pat. tu wa ga pat…. Kalo udah ngerasa badan agak panas, pasti lgsg nyambar remote tipi n radio. Aku bunyiin bareng2. volume tipi n tape aku pasang sama spt tanggal hari ni. Ni sengaja aku lakukan, supaya sepanjang hari jadi inget tanggal berapa sekarang. Dan itu berarti aku harus siap2 ditanggal2 tua. Temen kos sebelah pasti jadi uring2an pagi2. Aku seh, mana peduli.biarinnnnnnnnn!!! ga ngurusssssss!!!!

Itu budaya aku kalo bangun pagi biasanya.

Tapi hari ni aku laen. Senam kesegaran jasmani aku lewatkan begitu saja. Aku lgsg nyambar remote tipe n radio. Tipi aku lgsg keluar gambar seorg ustad pake kerudung hijau, radio aku keluar suara penyiar lagi ketawa2. kontras bgt. Pas. Seorg ustad yg diketawain seorg penyiar.hahahaha….. aku inget2, sebentar, yahhh… sekarang tgl 25. langsung volumenya aku pasang 25, (pdhl volume maksimalnya cuman 30) kebyg

kan

?itu berarti keras bgt. Si ustad keras bgt menyiarkan soal agama n penyiar radio juga keras bgt ngetawainnya. Hehehe…Pagi yang benar2 aneh….

Aku biarin si ustad n si penyiar didlm kmr, aku keluar dari kamar kos aku sambil megang rokok n korek. Berdiri didepan kamar.Ngeliat suasana pagi hari ini. Kamar kos aku dilantai plg atas. Lantai no 3 sebuah kos2an laki2. sebuah kos2an yg biasa saja. Ga begitu bagus,cuman berderet kotak2 kamar n 3 kamar mandi dipojokan koridor. Langsung ja aku bakar rokok ditangan aku. hari ini ngerasa aneh. Aku memandang ke bawah dengan pandangan aneh juga. dengan hembusan asap rokok yg jg terlalu berat.(jadi inget bratpit difilm ocean eleven) Dg isi kepala yang mulai berputar keras, mengingat kejadian2 malam kemaren yg mgkin bisa jadi jawaban kenapa hari ni aku ngerasa ga fresh. Aku ngerasa bener2 bloon. Hilang ingatan. (apa tuh namanya penyakit ilang ingatan. Insomnia ato shizoprenia yahhh???tauklah, pokoke yg da nia-nianya). Lamaaa bgt aku mikirnya, n ga da byngan yg muncul sm sekali di kepala aku. Malam kemaren kayak ga pernah ada. hilang bgtu aja. Hilang dari memori otak aku yg biasanya sangat pandai menangkap byg2 ingatan.(palagi kalo ingetannya berbau agak2 porno.pasti cepet loading.hehe…) Aku sampe geleng2 kepala sendiri. Gilaaaaa……..

06.50 am

Aku lirik kalender dideket meja tempat koran2 bekas di lorong kost. Hari ni hari kamis. 2 hari sebelum weeken. Sebelum libur kantor.

Aku masi diem aja walopun aku tau, harusnya aku bergegas nyambar anduk, bergegas mandi. Bergegas b.a.b (buang air besar) trus siap2 pergi kekantor.

n biasanya kalo lagi b.a.b, aku pasti melaksanakan ritual satu lagi dipagiku yg biasanya selalu indah, sebuah ritual yang aku sebut “omelan seorg ksatria” aku  ngomel dg suara agak berdesis2. kyk ular berbisa ketemu ular ce yg cantik, sambil ngucapin kata2 “ pagi yang indah. pagi yang indah. pagi yang indah……..” berkali2. mgkin bs beratus2 kali, tergantung lama b.a.b nya. Kalo lg byk2nya (yg keluar mksdnya) coba diitung, bisa jadi aku berjuta2 kali mendesis2. tau ga, ternyata ritual ni sangat manjur. Otak aku secara ga sadar, secara magic, sugesti, ato apalah namanya, langsung berespon positif. Hal-hal yg kepikir jd yg indah2. jadi semangat bgt. Dan biasanya sepanjang hari jadi lebih indah. (Dijamin manjur, coba deh kalo ga percaya. Seandainya ga manjur,khusus buat para cewe’, anggep aja  b.a.b sekalian latihan melahirkan .hehehe…).

07.10 am

Aku masi ditempat tadi. Diem terpaku. Msi juga mencoba mengingat2 kejadian2 dimalam sebelumnya. dan hasilnya 0 besar. ga ingat apa2.

aku akhirnya menyerah. Menyerah kehilangan memori kemaren malam. Biarinlah. Berpositif thinking aja. Mgkin emg kemaren  malam adalah kejadian yg plg menyedihkan sehingga otakku tanpa aku perintah sengaja mengubur dalam2 ingatan itu. Mgkin jg ini pembenaran atas ke-aus-an otakku yg udah mulai tua sebelum wktunya. Tp ya begitu itu, pembenaran adalah hal yg paling dianggap logis untuk pertanyaan yg ga bisa kita jawab.walopun kadang itu berarti kita salah.

Akhirnya aku menyambar juga handuk merah bercampur coklat kotor, segera aku mandi, gosok gigi n melaksanakan ritual omelan seorg kesatria yg td sempet tertunda. Sambil jongkok..…… (gerakan yg terlalu seksi untuk diceritakan diblog ini) akupun berdesis2. desisan panjaaaang. Desisan yang lamaaaaa. Desisan yg penuh arti. Mengharu biru….(sori, hari ni aku lagi banyak2nya.hehehe….)

07.57 am

Singkat kata singkat cerita, aku udah rapi jali. Udah siap mengidupkan sepeda motor biru keemasan punya aku. (Biru keemasan???) aku tau hari ni bakalan telat ngantor. Bakalan kena damprat kalo seandainya bos aku udah masuk kantor duluan. (kebyg wajah pak taka ob yg lg marahin gusti). Aku langsung meringis, ngeri,menyesal td ngelamun kelamaan.

Narimo adalah temen sekantor aku. Dia di bagian creative. Selevel sama aq, cuman lain department. Sama juga dengan Vira Angga Yasti. Anak marketing. Seorang yg menurut aku terlalu perfeksionis diantara kemampuan dia yg sebenernya rata-rata. Ga imbang. Agak menye-menye tp cantik. Agak  penjilat tapi bodynya seksi. Agak oldskul tapi kadang aku suka horny jg liat dia (ups…sori) Diluar semua itu Narimo adalah org yang paling merana idupnya dengan kehadiran vira dikantor ini. Udah 2 tahun ini dia mencintai habis2an. Udah sering juga kulihat dia mencuri2 pandang kearah vira. Aku sendiri merasa aneh. Narimo dengan segala kehebatannya; wajah bulenya, rancangan materi presentasi yang t.o.p  b.g.t, kepinterannya maen play station, empathynya thd org laen, taste nya terhdp karya seni, fashionable, workhaholic, kaya raya walopun ga pernah ditunjukanny sama sekali. Ini dia seorang superhero ditengah dunia yang semakin carut marut. Mgkin cinta narimo bertepuk sebelah tangan. Mgkin juga vira uda menangkap kesuperheroan si Narimo. Tp semua emg blon pasti. Mmmhhh…. Siapa yg tau hati wanita. Makluk misterius dg segala kerumitannya.

Yahhh….Tiga hari yang lalu sebuah pengakuan akhirnya mengungkap segala hal. Membelalakkan mataku yang selama ini tertutup rapat.

Dan hal ini mgkin juga berhubungan dengan ingatanku yang hilang kemaren malam. Siapa tau.

Aku yakin.

Pasti.

Siapa yang berani berkata bahwa Samudra adalah akhir pencapaian.

Siapa pula yg berani mengatakan sungai adalah jalannya.

Biarkan semuanya mengambang.

Biarkan sang debu mengungkapkan identitas terdalamnya.

Toh akhirnya keangkuhan langit juga yg akan menilai.

Walopun dengan semua itu, kita cuman bisa diam membisu dg pikiran kusut.

Menyayat dalam keheningan senja

Mati dalam bisu

“Woiii, aku ada perlu bentar.”

Ada

apa neh, kykna penting banget” kataku sambil berlalu kearah lain.

“Bentar ja,plisss…..”

“Waduh, masih banyak kerjaan. Hbs ni aja yahh,pas jam makan siang. gimana ???”

“Ok deh, aku tunggu.thks did.”

“sippp……”

To be continued…

CATATAN 1, SEBUAH PENGAKUAN…BLOG YG PLG TENDENSIUS

January 19th, 2007 by did-did

Wah-wah-wah. Dunia yg semakin anehhhh…………

Blog tuh kayaknya udah jadi semacam alat personal branding. Alat untuk pencitraan diri.

Kita sengaja membuka diri kita sndiri di dunia lain, tentu saja untuk diliat, trus dinilai, dikagumi n pada akhirnya dicintai. ato malah dihina abis2an sm temen kerja yg ga sengaja ngeliat tulisan kita.(sori bro, kamu jgn merasa kesindir yahhh)

Aku sich awalnya ga mau ngikut2. ngerasa ga fair ja. org lain ngeliat kita dari tulisan. kdg ga selalu bener. Kdg terlalu mendramatisir. Kadang juga terlalu sederhana. Seperti melihat barang dari catalog. Jelas aja ga berarti byk. Kita butuh intensitas yg lebih untuk menilai seseorang.

Aku ja sering kali kelahi sm ce aku (dulu sehhh, sebelum dibuang.hehehe….) gara2 sms yg menurut aku ngomong baik2 tp nurut dia aku ngebentak2 dia. Hayooo…ribet

kan

???

Tapi,,,semua devinisi ini berubah 180 derajat. Seperti penilaian orang terhadap pesawat terbang komersil setelah adam air jatuhhhh. Berubah secara dramatisssss…….

Suatu pagi,,,disebuah ruang kantor yang terlalu bagus kalo disebut kantor. (mending disebut gudangnya anak2 aneh ja ya). Pagi itu aku sebenernya males2an untuk datang ke kantor. (Maklumlah, kadang kebosanan juga menghampiri anak rajin spt aku ni.hehehehe….) tp mau gmn lg,karyawan dg gaji kecil n ga seberapa penting di kantor harus terlihat disiplin. Biar ada bergainlah. Aku berangkat jam setengah delapan. Nyampe jam 8 kurang 3 menit. kalo jam 8 lebih 1 detik ja, ceklock udah jadi merah. n aku udah harus siap2 dipanggil HRD diakhir bulan. (kdg2 aku kepikiran juga u nyuri kotak abu2 itu.hehehe…..)

begitu masuk ruang kantor, meja n kursi aku udah terlihat dari jauh,kosong melompong. Aneh… ga biasanya. Apa semua pada bolos rame2 n aku ditinggal ndirian gini. aku menoleh papan pengumuman ditembok deket tolet, ternyata semua lg ngumpul didepannya. Rame2 bgt. Buruan aku lari sambil loncat2 krn ga keliatan. sekilas terlihat tulisan pake spidol warna merah gede bgt. Aku udah agak grogi, agak kuatir, jangan2 ni pengumuman pemecatan.(ampun Tuhan….aku blon siap nganggur, utang di wrg pak gito masih byk. Ampunnn……..)

Tertulis gede2,

AKHIRNYA, KEAJAIBAN ITU DATANG JUGA!!!

SI NJIB, LAKI2 PLG ANEH DIDUNIA

MENDAPATKAN JUGA WANITA.

SELAMAT YA……….

AKHIRNYA KITA SEMUA BS TAU KALO

BLOG TERNYATA JUGA BS MENDATANGKAN CEWE’

HAHAHAHA……………………

Aku lgsg terharu, menangis tersedu-sedu, menjerit-jerit histeris n lgsg lari kemeja krj aku, kedepan computer. seketika tu juga,sekonyong2,tnpa pikir panjang.tnpa pikir personal brandinglah, citra dirilah, ga fairlah, taik kingkonglah, … ngidupin computer n lgsg menulis blog ini. untuk pertama kalinya…….

Huhhhhh………………. Dunia yg semakin aneh….

(Aku berdoa, Semoga nasib aku seindah kamu njib.Hahahaha…….)

Begitu crtanya……